Ya Habibi . . .
Pagi adalah seteguk air bagi yang kehausan
Malam adalah kematian sesaat
Rentang dua waktu itu
Ku gelar mihrabku kepada Mu
Dan ku semaikan benih-benih embun
yang membawa harum kesejukan
serta pengobat hati yang membawa kedamaian
Di mihrab ini juga . . .
Ku lantunkan ayat-ayat cinta
Terasa begitu dalam
Merasuk relung jiwa
Di dalam mihrabku . . .
Hanya ada aku dan seikat cintaku pada Mu
Tenggelam dalam penghambaan
yang khusu' dan syahdu








0 komentar:
Posting Komentar